Sabtu, 23 April 2011

Uya Emang Kuya

Sudah lama rasanya saya tidak menulis sebuah kisah untuk sahabat-sahabat saya di kejauhan. Saya sangat tertarik untuk menuliskan kejadian atau sebuah kisah berharga yang tadi sore (05:00 PM 12 Januari 2011) saya dapatkan dari melihat acara UYA KUYA di SCTV. Ya, walaupun, saya bukan penulis handal dan mungkin tak punya bakat pula dalam menulis, saya akan usahakan membuat gambaran tentang apa yang telah saya dapatkan dari acara itu.

Uya sore itu seperti biasanya mencari target untuk dijadikan sebagai objek hipnotisnya. Tentu dengan keramaian sebuah Mall cukup mudah bagi dirinya menemukan klain atau objek hipnotisnya. Singkatnya, bertemulah Uya dengan tiga orang objeknya di sebuah café atau restoran. Uya menawarkan jasanya pada sang objek untuk bersedia di hipnotis. Dan tiga objek itu pun mau di hipnotis olehnya.

Uya dan tiga objeknya berpindah tempat dari posisi awal mereka bertemu ke tempat sutting. Dimulailah acara talkshow alam bawah sadar itu dalam kerumunan manusia-manusia penasaran yang ingin melihat kehebatan Uya kuya mewawancarai manusia-manusia yang terbangun alam bawah sadarnya. Katakan saja yang akan di wawancarai adalah Ahmad, Mira dan Roni. Ahmad adalah adik dari Mira, sedangkan Roni adalah kekasihnya, dia seorang Bule.

“Ahmad, jika ahmad melihat api Ahmad akan tertidur! Jadi, bila Ahmad melihat api ahmad harus…”, Terlelaplah Ahmad dalam alam bawah sadarnya. Dimulailah acara talkshow itu dengan menanyakan pertanyaan-pertanyaan dasar.
“Siapa nama anda?”
“Ahmad”
“Kamu dateng ke sini sama siapa?”
“Sama Kakak dan kekasihnya”
“Kenapa kamu ikut mereka berdua tuh?”
“Sebenarnya saya kawatir sama kakak saya. Saya tidak senang dengan pacar kakak saya yang sekarang. Pelit, tidak seperti pacarnya yang sebelumnya, yang setiap saya jalan sama mereka berdua selalu di kasih duit. Dasar bule kere

Uneg-uneg dari Ahmad mengalir begitu saja tanpa kesadaran penuh. Setiap kejujuran yang dia lontarkan kadang membuat kerumunan tertawa.

“Ahmad jika ahmad mendengar tepuk tangan yang keras, ahmad akan terbangun dari tidur”, tepuk tangan pun bersorak-sorai menepuki kejujuran ahmad. Kejujuran akan ketidaksukaannya terhadap pacar kakaknya yang terlalu pelit terhadapnya. Dia banyak membanding-bandingkan keistimewaan mantan kakaknya di banding pacar kakaknya yang sekarang. Walaupun pacar kakaknya yang sekarang adalah seorang bule, ketidaksenangan Ahmad yang tidak sering dikasih duit, menjadikan dirinya tidak bersahabat dengan pacar kakanya yang sekarang. Jelas sekali Mira marah dengan pernyataan adiknya.

“Kamu kenapa begitu sih. Kakak udah sering kasih duit ke kamu. Kenapa masih kurang juga”, Mira memukulkan tasnya ke badan adiknya.
“Ahmad, menurut kamu Roni orangnya bagaimana?”, pertanyaan Uya pada Ahmad yang kebingungan akan sikap kakaknya yang tiba-tiba saja marah.
“Baik”, jawaban ahmad membuat tertawa kerumunan.

Wawancara selesai, kini Mira yang di hipnotis. Darinya didapatkan cerita asli tentang mantan pacarnya. Dijelaskan bahwa mantan pacarnya telah menodai kesuciannya dan pergi begitu saja meninggalkannya. Mira menyamperi kediaman mantan pacarnya pun nihil, mantan pacarnya tidak diketahui keberadaannya. Wajar sekali bila Mira marah terhadap adiknya tadi, siapa yang tidak akan marah bila pacarnya yang sekarang di banding-bandingkan dengan lelaki bejat yang telah menodainya.

Wawancara Mira selesai dengan pernyataan kasih sayang terhadap pacarnya sekarang. Dia sangat berharap pacarnya yang sekarang bisa menjadi suaminya kelak. Dan juga Mira menasehati adiknya untuk mencari pekerjaan dan tidak selalu bergantung pada pemberian orang lain.

Roni kini di wawancara. Bule putih tinggi tegap itu pun menceritakan tentang ketidak sengajaannya datang ke Indonesia. Awal karirnya di Indonesia adalah sebagai guru bahasa inggris. Dia orang Amerika yang menjadi muallaf di Indonesia. Dia menjadi muallaf sebelum bertemu Mira, pekerjaan sebagai guru lah yang membuatnya menjadi muallaf. Mungkin karena kesenjangan bahwa diri sendirinyalah saja yang bukan seorang muslim di kalangan guru waktu itu. INDONESIA, JELAS SEKALI BAHWA DIA ADALAH TEMPAT UMAT MUSLIM TERBESAR DI DUNIA INI. Tapi, UMAT MUSLIM INDONESIA TIDAK USAH DI BUAT KAFIR PUN, BANYAK DARINYA YANG MENCARI KEKAFIRANNYA SENDIRI. HIDUP MUALLAF, HIDUP UMAT MUSLIM YANG SADAR BAHWA DIRINYA ADALAH SEORANG MUSLIM.

Tempat pertemuan pertamanya dengan Mira adalah di Mangga dua. Seperti pasangan-pasangan biasanya, mereka berdua bertukar nomer Hp dan saling berhubungan lewat alat komunikasi tersebut. Dijelaskan bahwa hubungannya sudah berlangsung satu tahun dengan Mira. Dia ketahui bahwa Mira pernah mengkonsumsi narkoba karena mantan kekasihnya, Mira yang waktu itu menurutnya adalah Mira yang mudah sekali terjatuh. Dia pun adalah orang yang selalu mengingatkan Mira untuk shalat. Kalimat pertama yang di ucapkan pada Mira ketika pertemuan di kala itu adalah kalimat Assalamu’alaikum (Keselamatan bagi kamu sekalian).

Sedikit gambaran tentang apa yang saya tonton tadi sore. Semoga menjadi gambaran tentang hebatnya Allah memberikan kisah nyata kepada kita semua. Seorang bule yang di datangkan oleh Allah dari amerika untuk seorang Mira yang terlalu bodoh akan janji-janji palsu seorang pria. Luar biasa sekali si bule karena dia menerima dengan ikhlas setangkai bunga yang sudah layu. Siapa sih pria yang mau dengan janda atau wanita yang sudah kehilangan bungannya???

Nama-nama yang tercantum dalam cerita ini adalah nama samaran, mudah-mudahan tulisan saya tidak buruk-buruk amat. Hehe…

1 komentar:

  1. ampun dah knp namany Mira???
    bang agus join ke my blog ok?
    kamsahamnidaa

    BalasHapus